Festival Ekonomi Kreatif Situ Gede Vol. 2 berhasil diselenggarakan kembali untuk mendorong Pariwisata Berkelanjutan. Festival ini sudah memasuki tahun kedua sejak pertama kali diadakan pada 2025. Pada 2026, festival ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor (HJB). Selama dua hari, 20–21 Juni 2026, berbagai kegiatan digelar untuk menonjolkan potensi ekonomi kreatif, pariwisata lokal, serta pemberdayaan UMKM.

Kolaborasi Pariwisata Berkelanjutan
Festival ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kelurahan Situ Gede, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, dan Politeknik Multimedia Nusantara (MNP). Selain itu, Pemerintah Kota Bogor serta berbagai pemangku kepentingan dan sponsor mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini.
Festival Situ Gede lahir dari pendampingan terpadu bagi POKDARWIS Situ Gede oleh Kurniawan Gilang Widagdyo, Dosen Event Management MNP. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya memperkuat pengelolaan wisata berbasis masyarakat dan mendorong ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh Iceu Pujiati, Perwakilan Pemerintah Kota Bogor sekaligus Ketua Panitia Hari Jadi Bogor (HJB). Turut hadir pula Camat Bogor Barat, anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Gerindra Nasya dan Lurah Situ Gede. Turut mendukung pula Kepala Cabang Bank BJB Bogor, Ketua IWAPI Kota Bogor, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Ketua LPM Situ Gede, serta para lurah dari Kecamatan Bogor Barat.
Rangkaian acara dimulai dengan Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang diikuti oleh anak-anak warga Kelurahan Situ Gede dan sekitarnya. Kegiatan ini diselenggarakan sehari sebelumnya pada Jumat 19 Juni 2026, yang menjadi pemanas awal Festival ini
Pembukaan resmi festival dilakukan pada hari berikutnya oleh Ibu Iceu Pujiati pada Sabtu, 20 Juni 2026. Dalam sambutannya, Ia berharap Festival Ekonomi Kreatif Situ Gede dapat masuk ke kalender acara Kota Bogor agar mendapat dukungan yang lebih luas di masa depan.

Yang Berbeda dari Festival Situ Gede
Salah satu acara yang menarik perhatian adalah Fashion Tale on Lake. Pergelaran busana bertema lingkungan yang menampilkan karya kreatif dari bahan daur ulang seperti kain perca dan limbah plastik. Acara ini juga menjadi sarana edukasi dan kampanye penting tentang pengelolaan sampah serta gaya hidup berkelanjutan.
Festival ini juga meriah dengan perlombaan utamanya yakni Rakit Race di Danau kawasan Situ Gede. Selain warga lokal, lomba ini diikuti oleh mahasiswa internasional dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini enunjukkan bahwa Festival Situ Gede memiliki daya tarik yang besar bagi banyak orang.
Selain lomba, pengunjung juga bisa menikmati bazar UMKM yang menawarkan produk lokal unggulan, seperti makanan khas Bogor, fesyen berbahan daur ulang, kerajinan tangan, kuliner lokal, dan sepatu rajut. UMKM mendapat kesempatan untuk mempromosikan produk unggulan mereka kepada pengunjung Festival. Hal ini merupakan upaya dari Tim festival Ekonomi Kreatif Situ Gede untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
Puncak festival diisi dengan jalan sehat pada Minggu, 21 Juni 2026. Ada pula lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak, serta final Rakit Race sebagai penutup acara. Para pemenang dari berbagai lomba mendapat hadiah sebagai penghargaan atas partisipasi dan kreativitas mereka selama festival.
Melalui Festival Ekonomi Kreatif Situ Gede Vol. 2, potensi wisata alam, budaya, ekonomi kreatif, serta berbagai produk unggulan masyarakat di Kelurahan Situ Gede dan masyarakat Kota Bogor diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Festival ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan kawasan berbasis potensi lokal, memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, serta meningkatkan nilai tambah dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain menjadi ruang promosi bagi UMKM dan komunitas lokal, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik investasi, memperluas jejaring kemitraan, menumbuhkan semangat kewirausahaan, serta menciptakan peluang ekonomi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.





