Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP) mengawali tahun 2026 dengan menyelenggarakan Vision Day MNP: G.R.O.W.T.H. 2026 sebagai momentum strategis penyelarasan arah dan prioritas institusi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama seluruh sivitas akademika dalam merespons dinamika pendidikan tinggi, tantangan ekonomi global, serta percepatan transformasi digital yang semakin kompleks. Vision Day MNP menegaskan komitmen institusi untuk bergerak secara terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan serta bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Vokasi Berdampak.
MNP Menuju Perguruan Tinggi Vokasi Berdampak

Mengusung tema G.R.O.W.T.H. 2026, MNP merumuskan kerangka transformasi institusi yang mencakup enam pilar utama. Kerangka ini dirancang sebagai panduan eksekusi strategis agar setiap unit kerja memiliki arah yang selaras dan berkontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan institusi. G.R.O.W.T.H. tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan dampak jangka panjang.
Pilar pertama, Generate Revenue, menekankan pentingnya penguatan sumber pendapatan institusi secara berkelanjutan. MNP mendorong optimalisasi program akademik, pengembangan unit bisnis pendukung, serta perluasan kerja sama dengan industri. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian finansial institusi tanpa mengesampingkan mutu pendidikan.
Pilar kedua, Reeingneer Cost atau Rekayasa Ulang Progress dan Program untuk Efisiensi Biaya, diarahkan pada evaluasi menyeluruh terhadap proses dan program yang berjalan. MNP berkomitmen melakukan penataan ulang aktivitas agar lebih efisien, tepat sasaran, dan berbasis data. Langkah ini menjadi penting untuk memastikan setiap sumber daya dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui pilar ketiga, Organize Collaboration atau Organisir untuk Kolaborasi Lintas Fungsi, MNP memperkuat budaya kerja kolaboratif antarunit. Sinergi lintas fungsi dipandang sebagai kunci dalam mempercepat pencapaian target institusi. Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang terstruktur, MNP membangun ekosistem kerja yang adaptif dan responsif terhadap perubahan.
Pilar keempat, Work on Human Capital, menempatkan sumber daya manusia sebagai aset strategis institusi. MNP terus mendorong pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui pelatihan, penguatan kepemimpinan, serta budaya pembelajaran berkelanjutan. Penguatan human capital ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan institusi yang unggul dan berdaya saing.

Transformasi, Konsistensi, dan Keberlanjutan jadi Kunci
Selanjutnya, Transformasi dan Perbaikan Operasi Secara Berkelanjutan menjadi pilar kelima yang menegaskan komitmen MNP terhadap peningkatan kualitas proses akademik dan nonakademik. Pemanfaatan teknologi digital, penyederhanaan prosedur, serta peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama dalam mendukung efektivitas operasional institusi.
Pilar terakhir, Hold the Line, menekankan pentingnya konsistensi, disiplin eksekusi, dan integritas dalam menjalankan strategi. MNP menegaskan bahwa keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh komitmen seluruh elemen institusi dalam menjaga arah dan nilai yang telah disepakati.
Melalui Vision Day MNP: G.R.O.W.T.H. 2026, MNP menyatukan langkah menuju fase Sinergi dan Excellent Collaboration sebagai bagian dari perjalanan menjadi perguruan tinggi vokasi yang relevan, unggul, dan berdampak. Kerangka ini menjadi landasan strategis MNP dalam menjawab tantangan masa depan sekaligus berkontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan nasional.
Direktur MNP, Hargyo T.N. Ignatius menyampaikan tujuan akhir dari Vision Day 2026 ini adalah pada hilirisasi dan memberi dampak pada masyarakat. Poin yang ditekankan ialah Empolyability & Career Readiness, Kemitraan Industri & Teaching Factory, serta Kepuasan Stakeholders.
“Selain terkait bagaimana MNP memenuhi kebutuhan mahasiswa dan mengakselarasi kariernya, kami juga akan mendorong masa depan digital berbasis inovasi. Melalui transformasi digital, integrasi kurikulum AI dan Sustainability, serta inovasi finansial & nonfinansial, kami berharap seluruh unit mampu mencapai satu visi pertumbuhan terpadu,” ungkap Hargyo.





