Untuk pertama kalinya Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP) meluluskan mahasiswa angkatan 2021 pada 29 Agustus 2025. Acara ini dibalut dengan seremoni Sidang Senat Pelantikan Mahasiswa Baru Angkatan 2025 dan Wisuda Angkatan 2021 dari ketiga Program Studi. Pada momen yang sama, Country Director Google Indonesia, Veronica Sari Utami menjadi Keynote Speaker untuk membawakan topik Mencetak Profesional Unggul di Era AI dan Keberlanjutan.
Google: AI sebagai Tools
Veronica menyampaikan fakta pada 2030 86% perusahaan diperkirakan mentransformasi cara berbisnis secara fundamental. Namun saat ini terdapat tantangan mengenai semakin berkurangnya dan terbatasnya skill untuk perusahaan bertransformasi. Hal ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan pekerja di bidang yang berkaitan dengan Artificial Intelligence (AI) & Machine Learning. Kemudian ada Big Data, Financial Technology (Fintech), serta Software & Application Development.
“Dua per tiga pemberi kerja sekarang mulai aktif untuk mencari pekerja yang memiliki kemampuan mengoptimasi AI. Oleh karena itu, jangan menafikkan hal yang tak terhindarkan. Mulai untuk bermain dengan kekuatan yang hanya dimiliki oleh manusia: kreativitas, rasa ingin tahu, dan kasih saying. Kemudian biarkan AI meningkatkan kemampuanmu sebagai manusia,” jelas Veronica.
Perempuan yang akrab disapa Vero ini juga mengajak para mahasiswa dan lulusan untuk bisa berpikir bersama AI. Mulai dari Input, yakni memberikan pertanyaan (prompt) yang tepat dan mengetahui batasan dari AI. Kemudian Output, selalu kritis terhadap apa yang dihasilkan oleh AI terkait validitas, bias, dan etikanya. Serta Actions, menggunakan hasil dari AI untuk mengambil keputusan secara efektif dan bertanggung jawab.
“Jadikan AI sebagai asisten sekaligus rekan kalian untuk membuka segala potensi yang ada, misalnya dengan Google Gemini. Sebagai rekan untuk menjadi mentor dengan tingkat IQ yang jenius, sebagai kreator dan pemikir untuk mengerjakan tugas yang kompleks. Serta menjadikannya alat agar kalian lebih sanggup dan ‘berani’ (dalam bertindak),” lanjutnya.
Selain Country Director Google Indonesia, Sidang Senat Terbuka Pelantikan Mahasiswa Baru dan Wisuda MNP 2025 juga dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah 3, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. Juga tentunya sebagai tuan rumah, Senat MNP yang diketuai oleh Andrey Andoko, Ph.D., Hargyo Tri Nugroho Ignatius, Ph.D. selaku Direktur, dan Roy Anthonius Susanto, S.Sn., M.Ds. selaku Wakil Direktur. Mereka didampingi oleh ketiga Ketua Program Studi (Prodi) Animation & Game, Event Management, dan Digital Commerce & Supply Chain.
MNP dan Generasi Masa Depan
Pada pembukaan, Hargyo menyampaikan bahwa tema besar AI & Sustainability dipilih untuk diejawantahkan oleh MNP karena semangat masa depan. Sesuai dengan slogan “Build Your Future, Be The Future”, MNP ingin membawa masa depan sebagai acuan pembelajaran masa kini. Agar lulusan MNP tidak kalah dengan kehadiran AI melalui soft skill dan kreativitasnya, sambil menjaga keberlanjutan masyarakat, ekonomi, dan lingkungan.
“MNP merupakan tempat membangun masa depan bagi setiap insan di dalamnya, semua civitas academica MNP. Kami terus mengembangkan inisiatif-inisiatif strategis dan inovasi untuk selalu relevan dan memberi kontribusi yang nyata bagi kesejahteraan dan keberlangsungan masa depan bangsa Indonesia” terangnya.
Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Henri, selaku Kepala LLDikti Wilayah 3, saat menyambut para wisudawan. Tema pada acara hari ini menurutnya sungguh tepat dan visioner, sesuai dengan perkembangan global. Lulusan bukan hanya harus bisa menguasai keterampilan praktis, tetapi juga kreatif dan adaptif dalam menghadapi persaingan global.
“Saya juga sangat senang wisudawan seluruhnya sudah mendapat pekerjaan. Perlu diingat, wisuda bukanlah garis akhir, tapi gerbang untuk menyiapkan peluang yang lebih luas. Masa kuliah jadi pijakan kalian untuk melangkah maju. Hasil ini sesuai dengan semangat politeknik untuk memberikan bekal ilmu, kompetensi, dan pengalaman,” akunya.
Henri juga menyambut para Mahasiswa Baru MNP Angkatan 2025 dengan memberikan banyak pesan. Terutama untuk memperluas networking dengan memanfaatkan banyaknya praktik di politeknik.
“Anda juga harus meningkatkan soft skill, karena Anda juga bisa menjadi pemimpin. Nikmati waktu ketika Anda berkuliah, masih panjang perjalanannya, jangan sampai stress. Buat orang tua, anak-anak ini bisa jadi masih punya Impian yang lain. Jadi tugas kita adalah memberikan dukungan penuh untuk mereka,” tambah Henri.
Lulusan yang Relevan dengan Kebutuhan Industri
Meski belum genap berusia 4 tahun, salah satu perguruan tinggi politeknik terbaik di Jabodetabek ini menjadi kekuatan baru bagi industri. Hal ini tak terlepas dari kompetensi lulusan MNP yang sangat relevan dengan kebutuhan industri. Metode Immersive and Experiential Learning menggabungkan proyek nyata dari industri ke dalam proses pembelajaran menjadi faktor penting meraih masa depan gemilang.
“Kekuatan MNP adalah kolaborasi industri yang kuat. Industri dan asosiasi kami libatkan sebagai mitra dalam pengembangan kurikulum, penempatan magang, serta sebagai klien dalam project-based learning. Selain itu, lebih dari 85% dosen kami berlatarbelakang industri, pengalaman praktis para dosen juga merupakan kunci keberhasilan Immersive & Experiential Learning di MNP,” jelas Hargyo.
Hargyo menekankan pada semangat kebersamaan dan visi yang kuat membuat mahasiswa baru & wisudawan menjadi masa depan. Bukan hanya untuk almamater MNP, tetapi juga bangsa dan dunia. Ia mengungkapkan rasa bangganya karena wisudawan seluruhnya sudah terserap di industri.
“Kami bersyukur bahwa lulusan pertama kami di tahun 2025 ini semuanya, 100%, telah mendapatkan pekerjaan sebelum di wisuda. Ini adalah bukti apresiasi dan kepercayaan industri terhadap kualitas pendidikan di MNP,” pungkasnya.