Kesempatan untuk mengenal dan terlibat langsung dalam dunia supply chain dan logistik maritim kini dapat dirasakan sejak masa perkuliahan. Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Thani Lokatara Indonesia melalui penandatanganan kerja sama yang diselenggarakan pada 27 Januari 2026. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata MNP dalam memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri logistik maritim nasional.
Industri Logistik Maritim Perlu Link & Match dengan Akademisi
Melalui kerja sama ini, mahasiswa MNP mendapatkan akses lebih luas terhadap berbagai program berbasis praktik. Mulai dari Project Based Learning, program magang industri, hingga kelas praktisi yang menghadirkan pengalaman langsung dari pelaku industri. Beberapa mata kuliah bisa dibantu ajar oleh Praktisi dari Thani Lokatara, seperti International Trade dan Export-Import. Kolaborasi ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan aplikatif, sejalan dengan kebutuhan industri logistik dan supply chain yang terus berkembang.
Hargyo Tri Nugroho Ignatius selaku Direktur MNP menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen institusi. Bukan hanya dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, tetapi juga bisa memberikan dampak nyata.
“Kolaborasi dengan Thani Lokatara Indonesia membuka ruang belajar yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memahami ekosistem logistik maritim secara langsung. MNP percaya bahwa penguatan kompetensi vokasi harus dibangun melalui pengalaman nyata di industri,” ujar Hargyo.
Sektor logistik maritim memiliki peran strategis dalam mendukung rantai pasok nasional, terutama bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep teoritis, tetapi juga memahami tantangan operasional, efisiensi distribusi, serta dinamika supply chain berbasis maritim.

Kontibusi Industri Logistik Maritim terhadap Pengembangan SDM
Chief Executive Officer (CEO) Thani Lokatara Indonesia, Willy Kurnia menyambut baik kerja sama ini. Kolaborasi strategis yang bisa menjadi kontribusi industri dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM)
“Kami melihat pentingnya keterlibatan dunia industri sejak dini dalam proses pendidikan. Melalui kerja sama dengan MNP, kami berharap dapat berbagi praktik terbaik serta pengalaman lapangan kepada mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri logistik maritim,” ungkapnya.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan visi MNP dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan terhubung langsung dengan kebutuhan industri. Bagi mahasiswa, kemitraan ini menjadi peluang strategis untuk membangun pemahaman komprehensif mengenai supply chain, logistik, dan distribusi maritim, sekaligus memperkuat kesiapan karier setelah lulus.
Ke depan, MNP dan Thani Lokatara Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan bentuk kolaborasi yang berkelanjutan. Dampaknya, mencetak talenta vokasi unggul yang mampu berkontribusi bagi penguatan sektor logistik nasional, hingga memperkuat industri terkait.




